Friday, February 5, 2010

Success Story is Painfull Story

Kita sadar bahwa setiap orang pasti ingin berhasil dalam hidupnya, tak ada orang yang normal ingin tak berhasil dan susah dalam hidupnya, keberhasilan tersebut tentu ada tolak ukurnya atau alat ukurnya diantaranya adalah tingkat ekonomi, tingkat pendidikan, tingkat kesehatannya dan tingkat sosial atau jabatannya, sehingga jika teman kita telah menjadi pejabat, kaya, berpendidikan tinggi dan sehat atau apakah seorang profesional yang kerjanya naik turun pesawat dengan business class, dilayan khusus dengan kartu fast track ditangan ....
maka itulah yang kita katakan berhasil, enak dan bahagia hidupnya demikian ukuran orang pada umumnya dan kita selalu berlomba-lomba untuk meraihnya. .. mmmm

Untuk itu marilah kita berusaha untuk memperoleh keberhasilan hidup dengan tolak ukur yang benar dan tepat yaitu agama lebih khusus bagi yang beragama Islam adalah Al Qur’an dan Al Hadis, yang intinya adalah mengajarkan agar kita ber-akhlaq mulia, sesuai yang dituntunkan-Nya. Kita diwajibkan untuk berusaha semaksimal mungkin dan selalu berdoa agar kita meraih kehidupan yang bahagia, sejahtera baik di dunia hingga akhirat.

Dengan melengkapi alat ukur agama maka alat ukur yang umum dipakai menjadi lebih ber-makna, apalagi kalau diterapkan dalam kehidupan tak ada istilah orang tidak berhasil, karena ukuran yang dipakai bukan sekedar tingkat ekonomi, pendidikan dan kesehatan tapi yang dipakai adalah akhlaq.

Wednesday, October 21, 2009

Yemen First LNG DROP

Yes .. we can
that was somebody said when we reach another milestone for this company.
and finally today we dropped it into monges LNG tank.
Alhamdulillah .. meski dengan susah payah pada awalnya



Wednesday, September 16, 2009

CIBUBUR 2009

Persaudaraan kadang seperti tingkah dahan-dahan yang ditiup angin. Walau satu pohon, tak selamanya gerak dahan seiring sejalan. Adakalanya seirama, tapi tak jarang berbenturan. Tergantung mana yang lebih kuat: keserasian batang dahan atau tiupan angin yang tak beraturan.

Indahnya persaudaraan. Sebuah anugerah Allah yang teramat mahal buat mereka yang terikat dalam keimanan. Segala kebaikan pun terlahir bersama persaudaraan. Ada tolong-menolong, terbentuknya jaringan usaha, bahkan kekuatan politik umat.

Namun, pernik-pernik lapangan kehidupan nyata kadang tak seindah idealita. Ada saja khilaf, salah paham, friksi, yang membuat jalan persaudaraan tidak semulus jalan tol. Ketidakharmonisan pun terjadi. Kebencian terhadap sesama saudara pun tak terhindarkan.

Muncullah kekakuan-kekakuan hubungan. Interaksi persaudaraan menjadi hambar. Sapaan cuma basa-basi. Tidak ada lagi kerinduan. Sebaliknya, ada kekecewaan dan kebencian. Suatu hal yang sulit ditemukan dalam tataran idealita persaudaraan Islam.

Monday, June 22, 2009

Obat Hati

Cerita panjang dan melelahkan seorang Pejuang seperti kebanyakan seorang Ayah, sekali kali perhatikan bagaimana keadaan mereka saat memasuki usia pertengahan yang tidak seperti orang lain umumnya .. banyak diantara mereka sudah tidak tegak lagi jalannya .. karena memikul beban yang memang berat untuk menyangga agar kehidupan dan keluarga tetap berjalan normal, banyak cerita diantara mereka .. yang kuat menjalani atau yang tidak kuat atau yang lari dari taggung jawab.
seberat apapun beban hidup keluarga harus tetap tetap jalan, perhatikan ..
punggung setengah bungkuk mereka ..
jari2 yang tidak lurus lagi ..
kuku yang tak terawat ..
kulit keriput sebelum masanya ..
kulit legam dibakar matahari ...
rambut putih saat usia belum terlalu uzur ...

Tapi ketika mereka melihat anak2 tumbuh sehat , bahagia .. mandiri dan bisa diharapkan , sirna semua kepenatan dan kelelahan.
Sering ada senyum disana mesti agak dipaksakan ... tapi tulus dan penuh kebanggaan.
welcome home tweety.

Monday, June 15, 2009

Sweet day


Kapan lagi yaa ketemuan dan lebih lengkap anggotanya

Kesombongan

Kesombongan adalah sikap yang memandang rendah, atau mengecilkan usaha, pemikiran atau apa saja yang dicapai orang lain, kemudian timbul kecenderungan untuk membandingkan usaha orang lain dengan sisi keberhasilan yang dia capai, tetapi menutupi kekurangan diri sendiri. Perasaan lebih tinggi ini akan menyebabkan hilangnya kesempatan untuk mendengar pandangan luar, sehingga bila berlarut wawasanpun menjadi sempit.

Gusti .. maafkan kesombongan dan khilaf ku yaaa Gusti.

Sunday, June 14, 2009

Review 2009

Gambar dibawah sebelum postingan ini adalah gambar yang diambil ditahun 1974 atau tepatnya 35 tahun yang lalu, dan kebetulan bertemu di sidoarjo ditahun 2009 tepatnya 6June dalam undangan pernikahan anak sahabat kami Mien Aida.
dan kami sekarang udah 50 tahun, kalau di analogikan dengan waktu yaa mendekati waktu magrib yaitu waktunya memasuki waktu malam .. mmm ..
tapi ada juga yang mengatakan bahwa hidup itu mulai saat kita memasuki 45 tahun, bener juga kali yaa .. sebab anak2 pada masa itu sudah mulai lepas meninggalkan rumah.
Gambar pertama adalah Meta si penggembira yang selalu membawa suasana ceria setiap ada pertemuan .. rujakan .. belajar bersama .. istirahat sekolah .. pokoknya saat gathering dee.

dan yang kedua adalah Mien Aida yang selalu bersedia rumahnya dijadikan tempat rendezvouz setiap saat .. pulang sekolah .. libur sekolah .. jam pelajaran kosong etc, dan saat inipun kebetulan dirumahnya pula kami ketemuan bersama teman2 yang lain dalam acara widodaren .. hehehe ada yang lucu dari aku sendiri .. pan udah 50 tahunan ibu2 ini, tentu ada suami masing2 dan tentu aku bingung gimana memulai pertemuan ini .. dan keputusan dalam hati udah diambil .. jaga image aja dee.
Pas kebetulan masuk rumah Mien, diujung ternyata Meta yang lihat dulu ..dan .. bisa ditebak ujung kekawatiran ini , cair dee suasana dan rame sekali hehehe alhamdulillah.

Ketiga adalah Handayani yang kelihatan sangat bahagia dan bangga dengan keluarganya, untuk detailnya entar kutanyakan Yudi, sebab dia yang banyak tahu tentang Handayani saat SMP .. hehehe.

Dan gambar keempat ini, Lilik namanya ordinary woman .. ga menonjol saat SMP .. luput dari sorotan .. kemampuan average .. seingatku selalu aktif setiap kegiatan .. senang tantangan .. dan yang penting confidence kuwi.
seperti dalam foto ini lihat senyumnya .. matanya .. overall appearance nya .. luar biasa.
Kalau di analogikan lomba maraton sejauh 1974 ke 2009, kayaknya dia dee yang jadi juaranya secara kualitas ..
Tapi ini hanya pandangan sekilas dariku aja, tentu beda pandangan orang lain.

Yang paling membanggakan dan membahagiakan hatiku, setelah melihat dan mereview temen2 ku .. semua, mungkin aku gak jadi begini kalau aku ga kumpul sama mereka ..
alhamdulillah
Allah memberiku sahabat terbaik yang pernah ada.

Dan diluar mereka ini yaa tentu masih banyak yang lebih baik, secara kualitatif maupun kuantitatif apalagi cuma dibanding si cindaryadi kuwi.